Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Pertumbuhan jumlah pemakaian kendaraan bermotor di berbagai kota di Indonesia, termasuk kota Surabaya dari tahun ke tahun terus meningkat (data BPS kota Surabaya tahun 2005 mengenai hal ini bisa dilihat pada tabel di bawah ini). Pertumbuhan tersebut, pada satu sisi bisa dimaknai sebagai indikasi meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tetapi pada sisi lain, justru [...]
DIarsipkan di bawah: Komunikasi Publik | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Kenali musuh, kenali diri sendiri, maka kemenangan tidak akan terancam.
Kenali lapangan, kenali iklim, maka kemenangan akan lengkap (Sun Tzu).
Sekalipun tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik cenderung menurun (Riset Kompas, 2007), tetapi gairah politikus untuk berkampanye terus meningkat. Indikasi ini secara kasat mata terlihat dari maraknya atribut-atribut politikus dalam menjajakan dirinya. Melalui pemasangan iklan layanan masyarakat [...]
DIarsipkan di bawah: kompol | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Gambaran objektif tentang perbedaan pendidikan, di satu sisi, dan ketimpangan gender di lain sisi, tak pelak menjadi isu penting, yang selama ini disinyalisasi sekedar berakar pada masalah sosial-budaya. Tatanan sosial-budaya merupakan dasar bagi berlangsungnya struktur yang diskriminatif dan bias gender—perempuan berada pada posisi subordinat. Struktur ini menjadi penyebab timbulnya ketidakadilan gender dan ketimpangan pendidikan bagi [...]
DIarsipkan di bawah: gender | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Seorang ibu menulis surat kepada anak perempuannya, Kenny, tentang betapa kejamnya pelecehan seksual kepada perempuan di tempat umum, termasuk kendaraan umum. Awalnya, dia menuliskan catatan hariannya, apa yang dilihatnya di bus kota dan tempat umum. Petikan isi surat antara lain (salah satu pemenang lomba menulis surat yang diselenggarakan Rifka Anissa Yogyakarta dalam rangka Hari Kartini [...]
DIarsipkan di bawah: gender | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Pasca tahun 1998 ketika terbukanya kran kebebasan pers tidak bisa dihindari lagi dan semangat reformasi tumbuh dalam masyarakat, berbagai media baru muncul. Kemunculan berbagai media tersebut tidak saja di perkotaan akan tetapi menyeruak sampai ke desa-desa atau masyarakat di berbagai daerah yang jauh dari hiruk pikuk kota besar dimana media-media meanstream berpusat. Media-media ini juga [...]
DIarsipkan di bawah: kajian media | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Membangun dan menata Kota/Kabupaten secara manusiawi membutuhkan tiga persyaratan utama. Pertama, partisipasi dan keterlibatan warga dalam mengambil keputusan, yang berarti mendengarkan aspirasi. Aspirasi yang muncul dari bawah memperkuat basis pengakuan akan aktivitas dan proyek pembangunan yang sedang berjalan. Pada saat masyarakat memahami, menyadari, mengakui, dan mengikuti sebuah proses pembangunan maka dengan sendirinya akan timbul rasa [...]
DIarsipkan di bawah: Komunikasi Publik | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Saya tertarik lontaran ide perlunya dibentuk Perda tentang Pembantu Rumah Tangga (PRT), yang dikemukakan dalam diskusi Reboan Dewan Kota Surabaya (Kompas, 27/4). Perda PRT ini diharapkan dapat memberikan perlindungan pada PRT atas kemungkinan tindak kekerasan yang dialaminya. Pelaku tindak kekerasan ini bisa dilakukan oleh sang majikan atau orang yang mempekerjakan para PRT tersebut. Apakah [...]
DIarsipkan di bawah: gender | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Saban setiap hari melintas di Jalan Kebraon Gang V, penulis mendapati beberapa spanduk mencolok bertuliskan, “Dicari Walikota yang Mampu Menyelesaikan Kasus Tanah di Kebraon”. Spanduk itu begitu menyita perhatian, di tengah maraknya spanduk sosialisasi pelaksanaan Pilkadal Surabaya 27 Juni 2005 mendatang. Bagi yang mengetahui duduk permasalahan di wilayah tersebut, akan dengan cepat memahami maksud dari [...]
DIarsipkan di bawah: kompol | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Pilkada putaran pertama di beberapa kota/kabupaten telah usai. Layaknya sebuah pertandingan, ada yang kalah dan ada pula yang menang. Bagi sang pemenang, tugas berat sudah menanti di depan mata. Janji-janji dan program yang ditawarkan semasa kampanye, mulai harus dikonkretkan. Sedangkan bagi yang kalah, tetap harus melanjutkan kehidupannya. Terutama lagi, bersikap legowo menerima kekalahannya.
Hal ini mengingat, [...]
DIarsipkan di bawah: kompol | Leave a Comment »
Posted on Agustus 8, 2008 by yayansakti
Pembangunan dengan paradigma baru sudah banyak didengungkan, sebagai upaya dan usaha sungguh-sungguh untuk melakukan pembangunan bersama rakyat dan bertumpu kepada pembangunan komunitas. Sudah saatnya rakyat ditempatkan sebagai subyek dan bukan obyek pembangunan (sekedar pemetik manfaat, pengguna prasarana fisik). Anggapan bahwa masyarakat adalah bodoh dan harus selalu dituntun oleh birokrat, hendaknya mulai ditinggalkan. Masyarakat [...]
DIarsipkan di bawah: Komunikasi Publik | Leave a Comment »